Archive | February, 2015

2 hari menjelang bulan baru^^

26 Feb

Untukku bulan Februari ini memang bulan penuh kasih sayang dan kebahagiaan. Bukan karena adanya hari Valentine pada pertengahan bulan ini, atau karena bulan ini hanya berjumlah 28 hari sehingga gaji turun lebih awal, dan bukan dikarenakan ada tanggal merah disela-sela hari kerja. Namun….. entahlah kurasa banyak yang spesial dibulan ini, yang tidak terbayang kan, dan sungguh membuat hidupku serasa lebih bahagia. Padahal diawal bulan langsung disapa musim yang tidak bersahabat dengan kondisi tubuh, di awal bulan pun dihadapkan dengan situasi rumah yang tidak kondusif, dan juga beberapa masalah dengan sistem kampus yang berkepanjangan. Lalu apa ya yang membuatnya begitu spesial dan membuatku menjadi “February im in Love”? Memang ada beberapa alasan sebenarnya, seperti kuliah weekend ku libur selama sebulan dan akhirnya weekend ku kembali :’) sehingga beberapa kali melakukan pertemuan dengan orang-orang yang memang sudah lama tak berjumpa akibat padatnya jadwal weekend ku huhu, selain itu merasakan bangun siang lagi haha, dan ada beberapa alasan yang akan menjadi rahasiaku sendiri saja namun memang sungguh sangat membahagiakan saat-saat itu. Dalam waktu kurang dua minggu ini, rutinitas ku kembali, weekend ku pergi, dan ucapkan selamat datang pada perjuangan lagi, ya aku siap. Aku siap menggapai mimpiku. Aku siap menjadi seorang SKM. Waktu yang ditempuh sebentar lagi saja, kurang dari setahun lagi semua itu akan menjadi nyata dan aku harus semangat menjadikan target dan mimpiku menjadi nyata. Pasti akan ada yang dikorbankan dan aku sudah memilih itu. Okey! Ready March! Thanks LoFebruary!♥

Entah makhluk apa……

3 Feb

Kamu memang selalu berhasil membuatku bahagia. Berhasil membuatku merasa nyaman. Berhasil membuatku tidak merasa sendiri. Berhasil membuatku lebih tenang. Berhasil membuatku memikirkanmu lebih keras akan kemisteriusanmu. Dan berhasil selalu ada buatku kapanpun dimanapun dan saat apapun ketikaku membutuhkanmu dengan sengaja ataupun tidak sengaja, dengan diminta ataupun tidak diminta. Entah dapat dikatakan apa kamu. Aku masih mencari tahu, sebutan apa yang cocok ku berikan untuk makhluk misterius seperti kamu. Seluruh keluh kesahku, baik yang ku ceritakan pada semua orang ataupun ku sembunyikan, kamu sudah hampiiiiir mengetahuinya. Kamu mau menampungnya. Dan kamu memberikan segala macam celotehan yang terkadang masuk akal dan terkadang dibuat-buat. Aku merasa beruntung telah bertemu denganmu.