Archive | September, 2017
28 Sep

“Rika, FKM UI 🙂 “

ternyata, dengan perkenalan singkat itu masih bisa membuat orang percaya kalo aku itu Mahasiswa Baru. mahasiswa baru yang baru saja lulus dari sekolah seragam abu-abu nya. ya, aku memang seorang mahasiswa baru tapi yang sudah dijenjang tinggi. dengan tidak memberitahu begitu membuat mereka tidak segan untuk bercanda, mengobol layaknya teman seangkatan dan seumuran mereka. aku memang tidak mau memberitahu mereka statusku dikampus perjuangan ini apa, hanya saat terdesak lah aku bisa katakan. kenapa? malu? tentu tidak! aku sangat bangga dengan status ku sebagai mahasiswa baru pascasarjana UI. lalu kenapa? ya karena aku tidak ingin dipandang lebih, lebih dihormati misal. aku dan mereka sama, sama-sama ingin belajar, sama-sama ingin mencari ilmu, sama-sama ingin mencari teman baru, jadi tidak seharusnya mereka segan dengan status ku. kebanyakan dari mereka tidak percaya, kaget, ketika tahu jika aku adalah Mahasiswa Baru Pascasarjana FKM UI. kebanyakan dari mereka memuji ku bahwa tampang ku masih sangat muda, tampang anak SMA, sangat tidak terlihat sudah di jenjang Pascasarjana. hingga ada beberapa dari mereka yang bertanya tahun kelahiranku. dulu, memang aku bangga menyebutkan tahun kelahiranku, tapi kini ku rasa sudah cukup dewasa mengatakan tahun kelahiran, kenapa? karena usiaku sudah tidak lagi berkepala 1 tapi sudah hampir menyentuh seperempat abad. mungkin ini yang dirasakan orang-orang dewasa diluar sana ketika berulangtahun. mereka ingin terlihat lebih muda setiap saat :”) tapi respon yang hampir rata ketika teman-teman baruku tahu tahun kelahiran ku, “ih gak nyangka” “eh seriusan” “yampun gak keliatan” “ih awet muda banget, kak” dan respon lainnya. cukup membuatku tersenyum simpul. sedikit bangga, ternyata tampang ku masih cocok untuk menyamar jadi anak SMA hahahaha.
hal ini pun terjadi pada keluarga-keluarga jauhku. mereka mungkin tahu, anak mama papa ada tiga tapi mereka tidak hapal betul yang mana anak sulung, tengah, dan bungsu mama papa. dan hampir keseringan, fara dikatakan kakak dari aku hahaha selalu jadi bahan ledekan diantara kami.

 

dari ceritaku ada segelintir pesan sebenarnya:
kita tidak boleh memandang orang lain hanya dari tampangnya, coba tengok hatinya, perasaanya. karena tampang sangar belum tentu preman, dan tampang hellokitty belum tentu malaikat.
18 Sep

Stephen Covey Mengangkat Segelas Air dgn tangan kanan yg lurus ke depan, Dan Bertanya Kepada Para Siswanya,

“Seberapa Berat Menurut Anda, Kira-Kira Segelas Air Ini?”

Para Siswa Menjawab Mulai Dari 200 Gram Sampai 500 Gram.

“Ini Bukanlah Masalah Berat Absolutnya. Tapi Tergantung Berapa Lama Anda Memegangnya” Kata Covey.

“Jika Saya Memegangnya Selama 1 Menit. Tidak Ada Masalah”

“Jika Saya Memegangnya Selama 1 Jam. Lengan Kanan Saya Akan Sakit”

“Dan Jika Saya Memegangnya Selama 1 Hari Penuh. Mungkin Anda Harus Memanggilkan Ambulans Untuk Saya”

“Beratnya Sebenarnya Sama. Tapi Semakin Lama Saya Memegangnya, Maka Bebannya Akan Semakin Berat”

“Demikianlah jika Kita Membawa Beban Kita Terus Menerus, Lambat Laun Kita Tidak Akan Mampu Membawanya Lagi. Beban Itu Akan Meningkat Beratnya” Lanjut Covey.

”Apa Yang Harus Kita Lakukan Adalah Meletakkan Gelas Tersebut, Istirahat Sejenak Sebelum Mengangkatnya Lagi”

“Kita Harus Meninggalkan Beban Kita Secara Periodik, Agar Kita Dapat Lebih Segar Dan Mampu Membawanya Lagi”

“Jadi Sebelum Pulang Ke Rumah Dari Pekerjaan Sehari2. Tinggalkan Beban Pekerjaan”

“Jangan Bawa Pulang. Beban Itu Dapat Diambil Lagi Besok”

“Apapun Beban Yang Ada Di Pundak Anda Hari Ini, Coba Tinggalkan Sejenak. Bawalah dalam doa dan beban itu akan menjadi lebih ringan”

“Hidup Ini Singkat. Jadi Cobalah Menikmatinya Dan Memanfaatkannya. Bukan malah menumpuk beban”

 

nb: cerita ini didapat dari grup sebelah. cukup membuat motivasi untuk diri sendiri sih. semoga bermanfaat untuk yg membacanya 🙂
11 Sep
Pasca Sarjana.....
Jenjang baru
Kehidupan baru
Lingkungan baru
Orang-orang baru
Pengalaman baru
Sesuatu yang pernah aku mau
Dan kini aku berada pada tahapan itu
Sedikit lebih maju, namun penuh kejutan baru
Lebih berbobot, lebih berat, dan lebih tantangan yang lucu
Semangat ku kini masih menggebu-gebu
Semoga ini awal yang baik untukku